Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
On Monday, March 16, 2015 by Unknown in ,    No comments

Lima pengusaha muda yang berjiwa sosial asal Indonesia bulan November kemarin diundang mengikuti pelatihan bisnis Project Catalyst di Seattle, Washington.

WASHINGTON DC—

Salah seorang pesertanya adalah Alfatih Timur, pemuda berusia 23 tahun yang sekitar 1.5 tahun lalu turut mendirikan KitaBisa.com, situs crowdfunding atau patungan yang mempertemukan orang yang punya uang dengan yang membutuhkan untuk mewujudkan proyek tertentu.

Sistem patungan ini mirip dengan kickstarter.com atau gofundme.com yang sudah lazim di AS. “Kita bisa.com sejauh ini fokus ke proyek sosial, kewirausahaan sosial, dan proyek amal. Ada juga beberapa industri kreatif. Mungkin bedanya dengan AS adalah cara donasinya. Kalau di Indonesia masih menggunakan transfer antar bank, di AS sudah bisa pakai paypal dan kartu kredit,” tutur Alfatih Timur atau Timmy.

Dalam lokakarya selama dua minggu tersebut, pemuda yang akrab disapa Timmy dan keempat peserta lainnya mempelajari trik-trik bisnis untuk mengembangkan usaha mereka.

Timmy mengatakan kepada VOA, mereka juga sempat mengunjungi perusahaan multinasional seperti Google dan Microsoft. Alfatih Timur (23 tahun) salah seorang pendiri situs KitaBisa.com (foto: courtesy).Alfatih Timur (23 tahun) salah seorang pendiri situs KitaBisa.com (foto: courtesy).

“Pelajaran yang paling signifikan adalah how to pitch. Di Seattle kami belajar cara mengkomunikasikan gagasan dan cara mempresentasikan perusahaan start up kita. Puncak acaranya adalah open pitch, jadi kita pitching di depan orang dan mereka bisa menilai bagus atau tidaknya," paparnya.

Timmy menambahkan, "Selain itu, kita juga dipasangkan dengan pengusaha AS. Mentor saya adalah direktur senior Microsoft. Dia termasuk yang peduli dengan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), karena kita juga peduli dengan masalah sosial. Banyak sekali masukan-masukan yang didapat dari mentor karena dia tahu apa yang kita kerjakan dan dia juga memberikan nasihat apa yang sebaiknya kita lakukan.”

Project Catalyst adalah lokakarya intensif selama dua minggu yang mengundang wirausahawan sosial dari negara-negara berkembang ke Seattle untuk belajar bisnis. Penyelenggaranya, organisasi nirlaba Jolkona, mengatakan kepada VOA mereka sedang dalam proses untuk mengundang beberapa pemuda Indonesia terpilih lainnya untuk mengikuti lokakarya serupa pada tahun 2016.

sumber : http://www.voaindonesia.com
On Monday, March 16, 2015 by Unknown in    No comments

Jakarta:

Sebanyak 62 SMP dan SMA di Jakarta, siap mengikuti Ujian Nasional (UN) berbasis komputer (CBT). Tapi, tak semua akan lolos, karena masih harus diseleksi oleh Kementerian Pendidikan.

"Nanti diverifikasi sama Kementerian. Saat ini ada 62 sekolah siap mengikuti sistem ini" kata Kasubag Kerja Sama dan Humas Disdik Pemprov Jakarta Sri Kusuma kepada Metrotvnews.com, Senin (2/3/2015).

Sri menyebutkan, saat ini ada beberapa sekolah yang siap menyelenggarakan UN sistem on line. Tingkat SMP masing-masing SMP Penabur 2, SMPN 30, SMPN 85, SMPN 49, SMP 115, SMPN 85, SMP Al Azhar, dan SMPN 22.

Staf Seksi Kurikulum SMK Disdik Jakarta Ateng Sutisna menambahkan, di tingkat sekolah kejuruan ada 25 SMK siap mengikuti UN sistem CBT. Lima sekolah lagi masih menunggu verifikasi.

Ateng menyebutkan, lima sekolah yang masih menunggu proses verifikasi masing-masing SMKN 26, SMKN 46, SMKN 48, SMKN 50, dan SMKN 51.

Di tingkat SMA, menurut Kepala Seksi Kurikulum SMA Disdik Jakarta M. Husein, ada 30 sekolah swasta maupun negeri yang menunggu keputusan pusat: apakah mereka direstui menyelenggarakan UN sistem CBT atau tidak.

"Kita mendukung kebijakan ini, makanya kita mengajukan 30 - 55 SMA untuk mengikuti ujian sistem CBT," kata Husein. UN sistem CBT tingkat SMA akan dihelat pada 7 April 2015. UN sistem CBT lebih cepat sepekan dari UN sistem manual pada 13-15 April 2015.

sumber : www.metrotvnews.com