Ternyata! Gorontalo Punya Menara Mirip Eiffel
Limboto – Siapa yang tak tahu Menara Eiffel? Menara yang terletak di di Paris, Prancis ini sudah tersohor di seluruh dunia sebagai tempat wisata yang dijadikan idaman banyak orang untuk bisa berkunjung kesana.Tidak hanya di Prancis, Indonesia juga ternyata memiliki menara yang mirip dengan Menara Eiffel yakni terletak di di Gorontalo.
Mengutip Detik.com, menara Keagungan Limboto ini didirikan tahun 2001 dan menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo.
Tinggi menara ini mencapai 65 m dengan lebar 21 m serta terdiri dari lantai. Pada lantai pertama ada ruangan yang bisanya digunakan untuk pertunjukan atau rapat.
Tidak beda jauh dengan menara Eiffel, menara ini juga juga dilengkapi dengan fasilitas lift yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk melihat pemandangan dari ketinggian. Namun sayang fasilitas lift ini hanya disediakan sampai lantai 3, selebihnya anda harus siapkan stamina untuk menyusuri anak tangga.
Selain itu, di puncak menara juga disediakan teleskop yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan kota, termasuk Danau Limboto yang indah.
Agar bisa masuk menara tersebut, wisatawan perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk anak-anak dan dewasa Rp 10.000 untuk.
Bagi anda yang belum sempat langsung melihat Menara Eiffel di Paris, mungkin menara eifel versi indonesia kebanggaan warga gorontalo ini bisa menjadi pilihan alternatif. Anda bisa datang siang atau malam hari, dan jika Anda datang pada malam hari, anda bisa melihat pemandangan kota sekitar yang indah.
Sumber : http://indonesiatimur.co/2015/03/27/ternyata-gorontalo-punya-menara-mirip-eiffel/
Wisata Raja Ampat, Papua
Legenda
Para traveler ada baiknya mengetahui sejarah ringkas dari Kepulauan Raja Ampat ini. Dahulu kala, hiduplah seorang perempuan. Suatu hari, dia menemukan telur yang berjumlah tujuh butir. Dari tujuh butir, empat di antaranya menetas lalu berkembang menjadi sosok pangeran yang berjumlah empat orang. Pangeran-pangeran tersebut lalu menjadi penguasa di empat pulau, yaitu Misool Timur dan Misool Barat, Salawati, dan Waigeo. Sebaliknya, tiga butir telur lain, tidak menetas. Ketiganya malah menjadi sosok perempuan, sebuah batu, dan hantu.Lokasi
Secara geografis, wisata alam ini berada di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Posisinya berada di belahan barat kepala burung Pulau Papua. Luas kawasan ini sekitar 4,5 juta hektar dan didominasi oleh perairan (85%). Sebagian kecil lain, yaitu daratan yang berupa gugusan pulau. Jumlahnya bisa mencapai 600 pulau; bahkan lebih. Jumlah tersebut, menunjukkan sebuah kawasan yang memang sangat berpotensi menjadi destinasi wisata bahari unggulan.Pesona Alam Pantai Raja Ampat
Raja Ampat bisa dibilang bagi pecinta wisata bahari maupun penyelam. Khusus bagi para penyelam, keindahan bawah laut perairan di Raja Ampat, adalah daya tarik utama mereka. Pantai Raja Ampat memilki empat pulau yang berukuran besar. Keempatnya, seperti Pulau Batanta, Pulau Waigeo, Pulau Salawti, dan Pulau Misool.Di kawasan kepulauan ini, tak hanya keindahan pantai Raja Ampat saja. Raja Ampat juga menyimpan mutiara berharga yang langka keberadaannya. Apa itu? Spesies ikan pari manta, hiu abu-abu, kuda laut, penyu, ikan duyung, ikan barkuda, ikan tuna, dan lain-lain. Pengunjung yang kebetulan pecinta sejarah, bisa pula melihat sisa-sisa barang peninggalan Perang Dunia II. Seperti bangkai pesawat perang yang teronggok kaku di sekitar Pulai Wai. Kepulauan Raja Ampat memang luar biasa. Berdasar sebuah data hasil penelitian, ada sekitar 75% dari seluruh kerang yang ada di dunia ini, terkandung di bumi Raja Ampat.
Selain para penyelam, rata-rata wisatawan yang datang ke sana, sekadar ingin mereguk kenikmatan alam Raja Ampat. Entah itu bersantai di pesisir pantainya ataupun berlayar menggunakan kapal Pinisi Raja Ampat. Mereka juga bisa menikmati sejuta pesona lain, seperti kuliner setempat, melihat burung Cenderawasih, mendaki bukit karang, atau memancing.
Transportasi Wisata Pantai Raja Empat
Berwisata ke Pulau Raja Ampat tentu saja bakal menguras kantong anda, jadi siapkan budget yang agak tinggi! Berkunjung ke Raja Ampat, bila Anda berangkat dari Jawa, moda terbaik tentu pesawat terbang. Kita akan menghabiskan waktu kira-kira 5 jam perjalanan udara menuju Sorong. Setiba di Sorong, kita bisa menaiki kapal menuju Kepulauan Raja Ampat. Idealnya, kita berangkat secara kelompok; demi efisiensi harga sewa kapal. Ada banyak penginapan di sana, harap berhati-hati jika menyewa kamar di Raja Empat Resort, sebaiknya luangkan waktu untuk riset dan browsing harga-harga penginapan di tempat tersebut sebagai panduan agar tidak terjebak dengan harga sewa yang cukup mahal.Saat kaki menjejakkan tanah di Kepulauan Raja Ampat, wow…Anda tak perlu lagi membayangkannya dalam angan. Nikmati semua ragam wisata yang terhampar di depan mata!
Sumber : http://metawisata.com
A. Selayang Pandang
Air Terjun Sipiso-piso merupakan sebuah kawasan wisata alam yang terletak tidak jauh dari permukiman masyarakat Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara. Dapat dibilang, mengunjungi desa ini tidak berbeda dengan berwisata ke Air Terjun Sipiso-piso. Secara geografis, Desa Tongging berada di dataran lebih rendah, sementara Air Terjun Sipiso-piso terletak di perbukitan yang lebih tinggi dari Desa Tongging. Air terjun ini berada di ketinggian lebih kurang 800 meter dari permukaan laut (dpl) dan dikelilingi oleh bukit yang hijau karena ditumbuhi hutan pinus.B. Keistimewaan

Anak tangga menuju Air Terjun Sipiso-piso
Sumber Foto: Kazya Lim Khee Boon
C. Lokasi
D. Akses
E. Harga Tiket
F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Sumber : http://anekatempatwisata.com

Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara ini merupakan salah satu danau vulkanik terindah yang dimiliki Indonesia. Dengan luas yang mencapai 1.145 kilometer persegi, Danau Toba tampak seperti sebuah lautan yang berada di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Selain disebut sebagai danau terluas di Asia Tenggara, danau yang memiliki kedalaman 450 meter ini juga menjadi danau terdalam di dunia.
Di tengah Danau Toba, terdapat sebuah pulau yang bernama Pulau Samosir. Pulau Samosir memiliki dua danau kecil yaitu Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni. Pulau Samosir yang memiliki luas hampir sama dengan luas negara Singapura ini bukanlah pulau kosong, pulau ini menjadi tempat tinggal suku Batak Samosir. Suku Batak yang tinggal d Pulau Samosir masih memegang teguh kepercayaan leluhur. Mereka juga masih menjalankan berbagai ritual yang biasa dilakukan nenek moyang dahulu.

Di Pulau Samosir terdapat dua desa yang banyak dikunjungi wisatawan yaitu Tomok dan Tuktuk. Tomok merupakan desa yang memiliki banyak objek wisata menarik seperti Makam Raja Sidabutar, Museum Batak dan pertunjukan tari boneka Sigale-gale yang populer. Berbeda dengan Tomok yang memiliki banyak tempat wisata sejarah, Tuktuk adalah desa di mana terdapat banyak penginapan untuk wisatawan.
Tak hanya Pulau Samosir yang menjadi daya tarik tempat wisata ini, Danau Toba juga dikelilingi oleh hutan pinus dan beberapa air terjun dan juga pemandian air hangat di dalam hutan. Pemandangan di sekeliling danau ini sangat indah dengan udara yang relatif sejuk sehingga Anda akan betah berlama-lama di sini.
Bagi masyarakat Batak yang berada di sekitar lokasi danau ini, Danau Toba bukan hanya tempat wisata alam yang memiliki keindahan luar biasa. Mereka percaya bahwa Danau Toba menjadi tempat bersemayamnya tujuh dewi suku Batak atau yang biasa disebut dengan Namborru. Setiap kali akan melakukan kegiatan di sekitar danau, masyarakat akan berdoa dan meminta izin terlebih dahulu agar acara mendapat berkah dan dapat berjalan dengan lancar.
Sejarah Danau Toba
Untuk mengetahui lebih jauh tentang Wisata Alam yang ada di sekitaran Danau Toba,ada baiknya kita mengetahui sejarahnya terlebih dahulu.Seperti kebanyakan tempat wisata alam di Indonesia, selain memiliki sejarah ilmiah, Danau Toba juga menyimpan cerita rakyat yang dipercaya sebagai asal mula terbentuknya danau ini. Menurut cerita rakyat yang telah banyak beredar, Danau Toba terbentuk dari kisah keluarga siluman ikan. Pada zaman dahulu, ada seorang pemuda yang sedang memancing di sungai yang kemudian berhasil mendapatkan seekor ikan. Tak seperti ikan lainnya, ikan yang didapatkannya bisa berbicara dan memohon agar tidak dimasak. Ikan tersebut kemudian berubah menjadi perempuan yang sangat cantik bernama Toba.
Singkat cerita, keduanya pun menikah, namun ada satu permintaan Toba yang tak boleh dilanggar pemuda itu. Tak boleh ada seorang pun yang tahu tentang siapa sebenarnya perempuan cantik yang dinikahinya. Pernikahan mereka berjalan baik-baik saja sampai mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Samosir yang bengal dan selalu merasa lapar.
Pada suatu hari, Samosir ditugaskan mengirim makanan untuk ayahnya di ladang, namun makanan yang dibawanya malah dimakan di jalan. Sang ayah lapar dan memutuskan pulang, dalam perjalanan pulang ia melihat Samosir sedang makan bekal yang seharusnya untuk sang ayah. Karena dalam kondisi sangat marah, tak sengaja ia menunjuk Samosir dan mengatakan bahwa ia adalah anak ikan.
Seketika langit gelap dan hujan turun dengan deras. Air juga keluar dari bawah tanah yang membuat perkampungan terendam air. Toba dan Samosir tiba-tiba hilang saat perkampungan berubah menjadi lautan air. Saat itulah terbentuk Danau Toba dan Pulau Samosir diyakini sebagai perwujudan siluman ikan dan anaknya.
Jika dilihat dari sisi yang lebih ilmiah, Danau Toba adalah danau vulkanik yang terbentuk karena letusan Gunung Toba pada ribuan tahun yang lalu. Letusan gunung membentuk kaldera atau kawah raksasa yang kemudian terisi air hingga menjadi danau seperti saat ini.
Letusan gunung ini sangat luar biasa sampai debu vulkanik yang dihasilkannya bertebaran hampir ke seluruh belahan dunia dan menyebabkan kematian massal, mengurangi 60% dari jumlah manusia saat itu. Selain itu, menurut para peneliti, letusan ini juga mempengaruhi iklim dan cuaca sehingga bumi memasuki zaman es.

Apa yang bisa dilakukan di Danau Toba ?
Menjelajahi Danau Toba akan sulit diselesaikan dalam waktu sehari saja. Tempat wisata ini memiliki banyak hal yang menarik untuk dilakukan dan banyak tempat yang tak boleh dilewatkan dalam kunjungan Anda.
BerlayarBerlayar menuju ke Pulau Samosir dengan kapal sewaan tentu akan menjadi pengalaman menarik. Dengan menyewa kapal untuk rombongan 20-25 orang selama sehari, Anda bebas meminta berhenti di titik tempat wisata mana saja yang Anda dan rombongan ingin kunjungi.
Selama perjalanan dengan kapal ini, nikmati pemandangan Danau Toba dan sekelilingnya. Anda akan dibuat takjub dengan kekayaan alam yang Anda saksikan. Jangan lupa siapkan kamera untuk mengabadikan tiap pesona Danau Toba. Selain itu, Anda bisa melihat wisatawan lain yang sedang bermain banana boat dan jetski di danau.
Mengenal Sejarah BatakBerada di Pulau Samosir jangan hanya berdiam diri di penginapan saja. Di sini, Anda bisa mengenal sejarah Batak dengan mengunjungi tempat wisata bersejarah. Jangan lewatkan Desa Tomok di mana terdapat Makam Raja Sidabutar, Museum Huta Bolon di Simanindo dan Batu Persidangan di Ambarita.
Makam Raja Butar sangat unik karena terbuat dari batu besar tanpa sambungan dan ada ukiran wajah sang raja di batu makamnya. Raja Sidabutar merupakan orang pertama yang mendiami Tomok. Di kompleks pemakaman ini juga terdapat makam dua raja penerusnya dan makam beberapa anggota keluarga. Untuk masuk ke tempat wisata ini, Anda harus memakai ulos yang telah disediakan oleh petugas di pintu masuk.
Museum Huta Bolon tak kalah menarik. Di sini Anda bisa melihat rumah adat Batak Simanindo peninggalan Raja Sidauruk yang dijadikan museum budaya Batak saat ini. Di dalam museum terdapat banyak koleksi benda-benda yang erat kaitannya dengan budaya Batak seperti pakaian adat, kain ulos dan juga peti mati yang berisi boneka Sigale-gale.
Jangan lupa mengunjungi Desa Ambarita di mana terdapat Batu Persidangan. Batu yang berbentuk seperti meja ini dahulu digunakan untuk mengeksekusi tahanan. Orang-orang yang terbukti melakukan kejahatan seperti membunuh, mencuri dan memerkosa akan dihukum pancung di meja ini.
BerbelanjaTak lengkap rasanya jika berlibur tanpa belanja. Di kawasan Danau Toba dan sekitarnya terdapat banyak toko suvenir yang menjual kain ulos, gitar khas Batak, kaos, gantungan kunci dan beraneka suvenir lainnya. Suvenir-suvenir ini banyak Anda temui di Pulau Samosir, Parapat, Balige dan tempat-tempat lain sekitar Danau Toba. Siapkan dompet dan asah kemampuan menawar Anda
Selamat Berlibur dan selamat menikmati keindahan alam Danau Toba :)Search
Get Your Dash Coin
Get Your Doge Coin
Popular Posts
-
Inilah 6 Penemuan Ladang Ganja Terluas di Indonesia Ard Share 20/07/12 Pihak kepolisian kembali mencatatkan prestasi dalam ...
-
Verse Tangan Tuhan tak kurang panjang Untuk s'lalu menolong hidupku TelingaNya tak kurang tajam Untuk mendengar seruan hati...
-
Physical characteristics of Indigo Children, Are In Your Child? Indigo Children are born with an old soul, or early adult levels by age very...
-
Lord I call Your Name I Hear Your voice Searching for me Lord I humble my self I’m on my knees Here in Your presence I ...
-
Meskipun tak kumengerti Apa yang kualami Namun ku yakin Tuhan punya Rancangan terbaik Pertolonganku datang dari Mu Yesus yang k...




